ReviewReviewLaila MajnunDec 2, '06 1:36 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Romance
Author:Nizami
"Mengenali Laila Majnun sebagai alegori perjalanan seorang hamba untuk sampai kepada Tuhan membawa kita pada proses mencintai, dimana kecintaan telah membuat Majnun (sebagai seorang makhluk; hamba) dengan sukarela menanggalkan egonya, memandang dirinya dan Tuhannya sebagai suatu kesatuan yang tak terpisahkan , hingga mencapai fase peniadaan diri."
"Di sisi lain, mengenali kisah Laila Majnun sebagai kisah cinta antar manusia sungguh pula dapat memberikan kenikmatan dan pencerahan yang luar biasa. Kita dihadapkan pada perjuangan yang bukan saja menembus batas harga diri, status sosial, tetapi juga mengorbankan darah dan nyawa dari orang-orang yang berpihak. Perjalanan Majnun mencintai Laila; perasaan Laila terhadap Majnun; syair2 yang berada diantara mereka, pilihan hidup mereka yang mempengaruhi orang2 di sekitar mereka, secara keseluruhan menggambarkan berbagai sisi kehidupan. Pada akhirnya, kisah ini menghadirkan kepada kita nilai2 kemanusiaan yang menjadi nilai kehidupan itu sendiri"

Pengantar ini yang buat aku tertarik untuk beli bukunya.
Aku belum selesai baca buku ini. Tapi ada beberapa keheranan, bagaimana Laila dan Majnun bisa saling mencintai sedemikian besarnya padahal mereka hanya bertemu beberapa kali dan berkomunikasi juga sangat terbatas (dalam buku ini percakapan antara Laila dan majnun pada pertemuan mereka juga gak ditampilkan), so aku gak bisa menarik kesimpulan "How can they both falling in Love?" atau mungkin itu salah satu ke-misterius-an cinta?
Majnun begitu larut dalam cinta dan kesedihannya, hingga ia membiarkan dirinya gila (dalam buku ini Majnun beberapa kali mengatakan bahwa ia tak mampu mengendalikan apa yang berkecamuk dalam dadanya, dan menjadi gila adalah takdir yang Tuhan gariskan untuknya). Inikah wujud kepasrahan diri kepada Tuhan? bagaimana kita tahu itu takdir? kita tak pernah bisa membaca rahasia Tuhan..Apakah logika tak diperlukan untuk mengungkap tabir rahasia ILahi?

Baca buku ini harus super sabar! :D Dari awal cerita sampai halaman pertengahan (bab terakhir yang baru mampu aku baca) isinya penuh dengan kata2 puitis (cerita ini ditampilkan dengan alunan syair). Bahkan kadang cenderung terasa bertele2..wuihhh...

Maybe next time aku bisa menemukan inti dan keindahan cerita ini... Wish me luck to finish read this book...:D

Bunyu, 2 Dec 2006
Julie ^-^


halfian wrote on Apr 6, '07
baca buku ini dah lama banget, masih sma. Waktu itu aku lagi cinta monyet sama classmateku... kusangka cintaku seperti si majnun, sampai berlagak nulis2 puisi segala, ternyata kayak monyet he he he. Dah tamat belon ?
drjulia wrote on Apr 6, '07
hahaha... yang monyet yang mana nih? Halfian atau classmate yang ditaksir?? (b'canda..Grin 4)
udah.. dengan susah payah.. So Sad
suwayya wrote on Apr 24, '07, edited on Apr 24, '07
kalo ada e-book nya bagi donk........
drjulia wrote on Apr 24, '07
suwayya said
kalo ada e-book nya bagi donk........
boleh... datang aja kesini.. pasti dipinjami..Grin 3
swdev wrote on Jul 13
ReviewReviewReviewReviewReview
Aku tahu cinta yg sperti itu,
kurasakan cinta sebelum kubertemu,
saat ia lewat, padahl aku tak melihatnya,
hatiku merasakan belaian yg lembut
dan aku jatuh cinta
tanpa aku sadari

Eko SW

* btw, aku sudah nikah, wanita yg kujatuh cinta jg sudah menikah. So??? Kalau inget, sesak nafas aja. Hehe, Kalau udah gini, susah sekali aku menghadapkan diriku ke Allah. Susaaah, Kecuali satu Hal : aku benar-benar dapat menyampaikan cintaku kepadanya di mahsyar nanti, dan bertanya. "Benarkah yg kurasakan di hatiku di dunia kala itu, cintamu yang terdalam untukku? Karena itu yang kudengar dengan indera hatiku"

Aku tak pernah puas, dan akan selalu berpaling, sampai ia benar-benar menjadi kekasihku yang abadi.

Cinta Sejatiku :)
drjulia wrote on Jul 13
Upsss...
seseorang pernah bilang.. "jika kamu telah mengucapkan sumpah/akad menikanh dengan seseorang, maka tutup mata, telinga, dan hatimu untuk cinta semu yg lain.. nafsu acapkali membutakan kita.. membuat kita lupa bahwa yg kita miliki saat ini adalah yg terindah yg Allah karuniakan untuk kita.."
Semoga hati dan jiwa kita selalu terjaga kesuciannya.. amiiinn..
khaylif wrote on Sep 17
tempatku ada tuh synopsisnya....
itu aja udah bikin merinding n rasanya mo nangis...
hiks...
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help