 Hari ini gw sadar, minta maaf or memaafkan itu gak buat harga diri gw berkurang atau hilang.. kesadaran yang agak terlambat mungkin.. tapi gak ada salah nya dicoba..
Dah lebih setahun peristiwa nya terjadi.. tapi waktu diungkit lagi, ada nyeri di dada gw.. yang buat mata gw gak berenti berkaca2..
Kesalahpahaman itu dah buat pertemanan gw n dia bubar.. makin hari yang terbangun diantara kita benteng kebencian, seperti tak ada celah untuk saling mengerti apalagi memaafkan..
ya.. Hari ini gw putusin.. gw harus bicara.. diam gak akan buat masalah selesai! yang terbentuk malah kecurigaan2 yang gak ada habis2nya..
Hidup dalam kebencian ternyata gak buat gw merasa lebih baik!! Gw harus ikhlas memaafkan.. Gw juga harus berani minta maaf !! karna Gw bukan makhluk yang sempurna.. n.. Gw percaya, besok pasti lebih baik.. (foto dari: http://www.toysandbooks.com/Fall_2002_Newsletter/MyDiary.jpg)
Comment deleted at the request of the author.
 | ya.... harus sabar.... dan tidak egois... |
 | diyas wrote on May 31, '07 awalnya memang berat untuk meminta maap pada sikap dimana kita merasa tidak bersalah, namun kita sendiri tidak tahu apakah kita salah atau benar kan mutlak hanya Allah yang tahu, dan rasanya sakit mengenang sesuatu yang bikin hati kita perih namun ketika yang bersangkutan meminta maap ya..apa boleh buat kita harus iklas untuk bisa memaapkan, itu bisa dilakukan dalam proses pendewasan.. Allah senantiasa akan menunjukan yang benar itu benar dan yang salah itu akan dinampakan kesalahanya.. |
 | aku juga punya masalah sama temen... sampai sekarang masih dingin sedingin es... ngomong seperlunya saja... padahal dulu pernah satu kamar.... Hiks... |
| mudah2an yang diajak ngomong juga mempunyai niat yang sama, karena niat yang tulus kudu datang dari 2 belah pihak.... mudah2an ya ada penyelesaiannya....
|
 | nggak tunggu lebaran dulu? xD |
 | Iya deh,... Aku jg minta maaf ya bu dokter... ( lhooo? ^_^ ) |
 | diyas wrote on May 31, '07 oh ya satu lagi kalau dia nya nga mau memaafkan, ya sudah jangan maksa, biarkan saja ..toh kita sudah baik2, tenang aja bu dokter masih banyak yang mau berteman ...termasuk saya., saya siap jadi teman for ever he he walau belum pernah ketemu ya..keep your smile..naah tambah cantik...deh. |
 | sepakat sama jdulnya bu dokter, emg palg susah itu memaafkan....tpi hidup itu adalah long life education, makanya dri kmren gw mulai belajar utk memaafkan......
khususnya pas lebaran :p :Peace: |
 | drjulia wrote on May 31, '07, edited on May 31, '07 Amien...Makasi Mbak Dina... Bener banget yang Mbak Dina bilang.. rasanya beraaaaaat banget.. tapi kita emang gak pernah tahu apa itu kebenaran hakiki.. so, belum tentu yang kita rasa benar adalah kebenaran sejati, karena hanya Allah yang Maha Tahu.. Jadi sekarang, buang jauh2 ego.. belajar melihat dari sisi yang berbeda.. Moga2 aku bisa makin dewasa.. |
 | Yup, setuju Rik... belajar.. belajar.. en belajar... gak ada kata nyerah or selesai !! Semangaaaaaattt.... Oya... Piiiss juga!!  |
 | Sekedar sharing....... Dulu saya pernah punya kawan baik, yang entah kenapa tiba2 dia sangat membenci saya, bahkan mendengar orang menyebut nama saya pun dia tidak tahan. Dia mmg sangat membenci saya.
Bayangkan, dia kawan satu kantor, yang saya harus bekerja sama walaupun kami tidak bertegur sapa. Masya Allah, susahnya detik2 yang saya lalui saat itu. Lambat laun, saya tau sebabnya, ada orang yang memfitnah saya dan orang yang memfitnah itu sudah tidak ada disini.
Bayangkan bahwa saya tidak pernah punya kesempatan untuk membela diri atas fitnah tsb dan harus menelan kepahitan bekerja satu atap dengan dia, di saat dia membenci saya sebenci bencinya. Satu tahun telah berlalu, mungkin kuasa Allah, biarpun saya diam, diapun tidak pernah menyentuh perkara itu lagi (mungkin dia tidak pernah tahu bhw itu adalah fitnah), kami sekarang sudah bertegur sapa malah bekerja sama sebagai team terkuat di kampus.
Lucunya, kami bekerja sama karena tidak pernah menyinggung masa lalu. Mungkin itu cara kami untuk memaafkan. Dan sekarang, kami saling bahu membahu, tidak terpisahkan. Dan sampai sekarang kami tidak pernah menyinggung perkara dulu. Mungkin masing2 tidak berani, takut terluka dan bermusuhan lagi. Mungkin pula setiap orang berbeda cara pemecahan masalahnya.
Setiap detik, dulu, mmg saya selalu berdoa kpd Allah, semoga Allah membantu saya menyelesaikan semuanya, dan rasanya semua keajaiban ini terjadi karena kuasaNya...........
Saya mendoakan smg dokterku yang cantik Julia, bisa menyelesaikan semuanya, dengan pertolongan Allah. Sungguh pertolongan Allah itu, tidak terduga jalannya dan sangat lembut pennyelesaiannya, saya merasakannya.........!!!!!!!!!
|
 | semoga hubungannya bisa baik kembali ya mbak :) |
 | Semoga terjadi penyelesaian yang baik yach dari semua pihak. Thanks for sharing, dr.Julia. |
 | maafkan saya bu dokter :) |
 | Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah saw bersabda kepada para sahabatnya yang sedang hadir saat itu: "Sebentar lagi akan muncul ke hadapan kalian seorang calon penghuni surga". Para sahabat kaget dan penasaran, siapa gerangan yang dimaksud oleh Rasul tadi. Tidak lama kemudian, muncul seorang laki-laki dengan pakaian kusut, dan membawa sebelah sendalnya. Dalam hati para sahabat berkata: "Apakah ini orangnya?"
Keesokan harinya, Rasul kembali bersabda seperti di atas, dan yang muncul adalah orang yang sama. Sampai tiga hari, orangnya pun tetap sama. Amer sangat penasaran, apa yang menyebabkan dia disebut oleh Rasulullah saw sebagai calon penghuni surga, padahal dari lahirnya tidak nampak sebagai orang yang lebih dari mereka para sahabat, dia orang biasa-biasa saja.
Amer lalu memutuskan untuk mencari tahu kelebihannya. Dia bertamu ke rumah orang itu selama tiga hari. Dia perhatikan mulai dari bangun tidur sampai ketika tidur apa yang menjadi kelebihannya. Namun selama tiga hari tidak ada keistimewaan sendiri, bahkan shalat sunnatnya tidak serajn sahabat lain.
ketika Amer hendak pulang, ia berkata ke laki-laki tadi: "Fulan, sebenarnya saya bertamu ke sini bukan sedang ada masalah dengan keluarga saya, tapi saya penasaran.Rasulullah saw sampai tiga kali menyebut kamu sebagai calon penghuni surga. Saya penasaran amal apa yang membuat kamu istimewa itu. Saya perhatikan selama tiga hari, menurut saya, tidak ada yang istimewa".
Laki-laki itu berkata: "Perasaan saya tidak ada yang istimewa. Amal saya seperti yang kamu lihat". Ketika Amer hendak pergi meninggalkan rumah, laki-laki itu memanggil dan berkata: "Sebentar. Barangkali ini yang dimaksud oleh Rasulullah, selama hidup, saya tidak pernah manaruh dengki, dendam, kesal, kepada sesama muslim".
Amer spontan berkata: "Nah, inilah yang saya cari yang membuat kamu istimewa".
Dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda: "Ada dua hal yang membuat orang banyak masuk surga: Taqwa kepada ALlah dan akhlak yang baik".
Dalam Islam, di antara yang termasuk akhlak sangat baik adalah memaafkan dan meminta maaf. Meminta maaf tidak selamanya berarti kita salah. Bukankah Rasulullah saw selalu memohon maaf kepada ALlah dlam sehari 70-100 kali dengan jalan membaca istighfar? Padahal kita tahu, Rasulullah saw maksum dari perbuatan dosa.Rasulullah saw pun selalu memnta maaf kepada isteri-isterinya, khususnya ketika terjadi 'demonstrasi' isteri-isterinya yang meminta kenaikan nafkah. Padahal yang salah adalah isteri-isterinya.
Sikap tidak pernah memaafkan dan tidak pernah meminta maaf di antara bukti bahwa hatinya sendang mengalami penyaki sangat 'akut'. Kata Imam al-Ghazali, ketika seseorang mengidap dua penyakit di atas, maka jangan berharap dia akan berkah hidupnya.
Ibnu Athaillah pernah berkata: "Yang menjadi nilai ibadah itu adalah meminta maafnya, bukan hasilnya, dimaafkan atau tidaknya".
Apa yang dilakukan oleh ibu dokter adalah di antara upaya untuk menghilangkan sifat dengki, dendam, dan penyakit hati. Bila ini dilakukan dengan tulus dan ikhlas, maka bu dokter termasuk orang yang disebut oleh Rasulullah saw dalam hadits di atas: "Sebentar lagi akan muncul calon penghuni surga".amin dan semoga.
|
 | Makasi Pak Ustadz buat pencerahannya.. tenang rasanya... Smoga tetap diberikan keikhlasan n ketulusan hati untuk melakukan tiap amalan.. |
 | semoga hati yang mudah minta maaf dan memaafkan orang lain selalu diberikan sinar hidayah oleh-Nya |
 | Mbak Julia, Guru ngaji saya pernah bilang, kalau kita mau minta maaf meski dalam hati kita merasa bukan kita yang salah, maka akan bertambah kemuliaan kita. Demikian juga jika kita mau memaafkan dengan ikhlas, kita juga mendapat kemuliaan. Saya sering merasa kalau mau minta maaf, berarti kita mengaku salah dan kalah.....Lalu, saya dinasehati begitu. Ya, paling berat adalah perang menghadapi diri sendiri. Tapi setelah saya jalani, ternyata hati saya jadi lebih nyaman. Teman seribu kurang, tapi musuh satu rasanya kebanyakan..apalagi sekantor...jadi ada istilah 4 L (lo lagi lo lagi...) Efeknya jadi malas kerja, atau jadi terganggu kalau ternyata bidangnya saling berkaitan. Bener-bener ga nyaman. Belum lagi perasaan curiga yang menyiksa hati. Melihat dia ketawa-ketawa, dipikir lagi ngetawain (eeh, padahal kegeeran aja). Apalagi kalau pernah jadi sahabat, makin tidak nyaman lagi. Sekarang sudah "membicarakannya" kan? dan semoga masalahnya jadi clear dan hati menjadi lebih tenang. Sungguh meminta maaf dan memaafkan tidak membuat seseorang menjadi lebih rendah derajatnya. InsyaAllah...akan lebih nyaman...apalagi klo jadi teman lagi... Maaf ya Mbak, bukan ngajari...tapi ini pengalaman pribadi.... |
 | Alhamdulillah, sekarang aku dah ngerasakan ketenangan itu Mbak Diah.. Aku dah bicara dengan dia, masing2 dah ngungkapin segala uneg2 n fikiran yang mengganggu.. permohonan maaf dah kita ucapkan, en masing2 berfikir untuk memulai hari yang lebih baik..
Thanks ya Mbak en teman2 semua buat segala support en nasehat baik yang diberikan.. Smoga aku tetap diberikan kelapangan hati untuk meminta dan memberi maaf.. |
 | Alhamdulillah. Semoga menjadi teman baik lagi dan dapat lebih saling mengerti....Amiiin |
 | duh...bu dokter, saya juga pingin untuk bisa memaafkan tapi kalo hati terus disakiti gimana yach.....buarlah Allah yang membalas dan menunjukkan kebenarannya. btw memang yang terbaik adalah memaafkan dan minta maaf, semoga berhasil..... |
| |